ICCN Raih Dua Hibah Riset Bergengsi, Harumkan Nama ITB

photo author
Agoes Jumianto, Senang Senang
- Jumat, 17 April 2026 | 18:57 WIB
Dr. Dwinita Larasati, S.Sn., M.A., berhasil meraih dua hibah riset bergengsi sekaligus, baik di tingkat internasional maupun nasional. (Istimewa)
Dr. Dwinita Larasati, S.Sn., M.A., berhasil meraih dua hibah riset bergengsi sekaligus, baik di tingkat internasional maupun nasional. (Istimewa)

SENANGSENANG.ID — Dunia akademik dan ekosistem kreatif tanah air kembali mencatat prestasi membanggakan.

Executive Committee Indonesia Creative Cities Network (ICCN) sekaligus Ketua Program Studi Magister Desain FSRD ITB, Dr. Dwinita Larasati, S.Sn., M.A., berhasil meraih dua hibah riset bergengsi sekaligus, baik di tingkat internasional maupun nasional.

Hibah Riset Internasional ITB 2026

Baca Juga: Strategi PKB Kudus Menangkan 2029: Dari Akar Rumput hingga Milenial, Target Kursi Naik di Semua Level

Dalam skema Riset Internasional ITB 2026, Dr. Dwinita atau akrab disapa Tita, bersama tim lintas fakultas dan sekolah di ITB, sukses memperoleh hibah dengan judul “Potensi Ekosistem Desain dalam Pengelolaan Jejaring Kota Desain UNESCO.”

Penelitian ini melibatkan kolaborasi FSRD, SAPPK, dan FTI ITB, serta mahasiswa magister dan doktoral.

Dukungan juga datang dari mitra internasional, Queretaro UNESCO City of Design di Meksiko, serta jejaring kota-kota desain dalam UCCN.

Baca Juga: Program ‘Desaku Maju’ Sukses, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Sabet KWP Awards 2026

“Riset ini akan mengeksplorasi pengelolaan ekosistem ekonomi kreatif pada tingkat lokal yang berdampak bagi akselerasi pembangunan Kota dan Kabupaten Kreatif,” ujar Tita, Kamis (16/4/2026).

Hibah Nasional Program Prioritas dan Strategis

Tak berhenti di sana, Dr. Dwinita juga tergabung dalam tim kolaborasi ITB dan Surplus Indonesia yang meraih hibah riset Program Prioritas dan Strategis – Ajakan Industri (multi year).

Baca Juga: Materi Khotbah Jumat 17 April 2026: Menghadapi Ketidakpastian Hidup: Sabar, Ikhtiar, dan Tawakal sebagai Kunci Ketenangan

Topik yang diangkat, “Bio Nano AI Design for Postharvest,” menggabungkan desain, bioteknologi, nanoteknologi, kecerdasan artifisial, dan penginderaan jauh.

Riset ini ditujukan untuk menjawab tantangan pascapanen secara inovatif, sekaligus meningkatkan nilai komoditas di sektor industri dan bisnis.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agoes Jumianto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X